Wah, martabak Pak Pepno lewat! Sela langsung cepat-cepat membelinya. Buat Sela, tiada hari tanpa martabak Pak Pepno deh. Hmmm...apa rahasianya ya?
Eh, bukankah itu pengemis yang tadi Ani kasih uang? Iiih... kok, dia sedang chatting di warnet, sih? Ternyata, uang hasil mengemisnya bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, malah dihabiskan di warnet. Tapi, eits...jangan berpikiran buruk dulu. Siapa tahu saja... Nah, apa ya?
Wah, martabak Pak Pepno lewat! Sela langsung cepat-cepat membelinya. Buat Sela, tiada hari tanpa martabak Pak Pepno deh. Hmmm...apa rahasianya ya?
Eh, bukankah itu pengemis yang tadi Ani kasih uang? Iiih... kok, dia sedang chatting di warnet, sih? Ternyata, uang hasil mengemisnya bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, malah dihabiskan di warnet. Tapi, eits...jangan berpikiran buruk dulu. Siapa tahu saja... Nah, apa ya?