Text
Tendangan Si Madun
Sejak kecil, aku sangat suka bermain bola. Aku bercita-cita menjadi pemain bola terkenal. Emak sangat sayang kepadaku. Dia selalu mendukung keinginanku. Berbeda dengan bapak yang menginginkan aku menjadi seorang ulama. Di lapangan, aku selalu bertemu Martin, anak Bang Udin. Martin menganggapku sebagai saingan terberatnya. Jadilah kami selalu adu tanding dan jurus setiap kali bermain bola.
Tidak tersedia versi lain