Vexia Reziella sangat menyukai biola. Dia bercita-cita menjadi pemain biola hebat dan terkenal, seperti kakeknya. Namun, ayahnya menolak keinginan itu. Beliau tega merampas dan melarangnya bermain biola lagi.
Suatu ketika dalam sebuah lomba olimpiade, Barthley dikalahkan oleh Ayna. Walaupun tahu dirinya sangat dibenci Barthley, Ayna tidak pernah kecewa. Malah, dia menulis puisi-puisi khusus untuk Barthley tanpa sepengetahuan siapa pun. Siapakah sebenarnya Barthley? Sepenting apakah sosok Barthley bagi Ayna? Baca saja buku ini dan temukan kejutan-kejutan tidak terduga!